NKN NEWS STICKER

Akibat imbas debu vulkanik gunung Kelud, di Mojokerto kini langka masker. Bahkan dibeberapa apotik dan swalayan juga habis

Jumat, 18 Maret 2011

Telkomsel anggarkan Rp20 miliar untuk fasilitasi ARF-Direx

JAKARTA: Telkomsel mengalokasikan anggaran lebih dari Rp20 miliar untuk menyediakan perangkat jaringan telekomunikasi Forum Penanggulangan Bencana ARF-Direx 2011.
Sarwoto Atmosutarno, Direktur Utama Telkomsel mengatakan pihaknya mendukung penuh kelancaran forum tersebut melalui penyediaan kapasitas dan kualitas jaringan.

“Kami menyediakan peralatan dan menerjunkan personel tim penanggulangan bencana Telkomsel [Terra] dalam simulasi latihan penanganan bencana di forum tersebut. Keberadaan telekomunikasi sangat vital, terutama di daerah yang mengalami bencana,” ujarnya hari ini.

Menurut dia, sambungan telekomunikasi sangat membantu baik bagi para korban dan pengungsi serta seluruh kru yang bertugas mengevakuasi dan memulihkan daerah bencana.

Telkomsel mengalokasikan anggaran lebih Rp20 miliar dengan menyediakan 6 unit Combat Mobile BTS yang terdiri dari mobil, generator, tower 36 m, handphone set, laptop, software network, dan minilink.
berpartisipasi dalam Asean Regional Forum Disaster Relief Exercise (ARF Direx) 2011, di kota Tinutuan Manado, Sulawesi Utara.

Telkomsel di bawah komando Kemenkominfo menerjunkan sekitar 21 personel untuk mengikuti latihan penanggulangan bencana yang menjamin ketersediaan jaringan telekomunikasi dan media center dalam pemulihan bencana.

Dalam kegiatan tersebut operator itu juga memfasilitasi penyediaan media center dengan Wi-Fi router untuk 5 user masing-masing satu unit di desa Wori dan dua unit di Hotel Ritzy. Adapun untuk lebih mengoptimalkan media center yang disediakan, Telkomsel juga melengkapi dengan perangkat telepon USO yang terdiri dari satu set fixed wireless telephone (FWT), satu kamar bicara umum (KBU), kartu perdana Telkomsel berikut pulsanya.

Selama ini Telkomsel telah terlibat dalam membantu pemulihan bencana, seperti bencana alam Wasior, Mentawai, dan Merapi. Sebagai perusahaan telekomunikasi, Telkomsel fokus pada pemulihan cepat dalam perbaikan jaringan telekomunikasi dan penyediaan layanan telepon gratis bagi para korban dan pengungsi.
ARF Direx yang berlangsung mulai tanggal 15 hingga 19 Maret 2011 merupakan latihan penanggulangan bencana alam yang melibatkan kerjasama antara negara-negara internasional dan regional.

Latihan penanggulanan bencana yang digelar dalam acara ini meliputi perbaikan akses jalan dan jembatan, penyediaan kebutuhan air bersih, dukungan logistik, penyediaan dapur umum, bantuan kesehatan, tempat penampungan pengungsi dan korban, serta pemulihan jaringan telekomunikasi termasuk media center.

Acara ini diikuti oleh sekitar 3.500 peserta dari 26 negara, di antaranya Jepang, Amerika, Korea Selatan, Cina, Singapura, dan Uni Eropa. Latihan bersama dalam menanggulangi bencana ini dimaksudkan agar terjalin koordinasi dan tindakan recovery yang lebih efektif dan sistematis.

Selengkapnya »»  

Sabtu, 12 Maret 2011

WikiLeaks: Dana Century Mengalir ke SBY

VIVAnews - Dua harian terkemuka Australia, The Age dan Sydney Morning Herald, juga beberapa media asing lainnya, melansir kawat diplomatik rahasia Kedubes AS di Jakarta yang dibocorkan WikiLeaks, yang kini menggemparkan Indonesia.

Salah satu kawat diplomatik itu mengungkapkan informasi di seputar kampanye pemilihan presiden 2009. Berpasangan dengan Boediono, Yudhoyono meraih kemenangan 60 persen suara, mengalahkan dua pasangan lainnya.

Yang juga kontroversial, laporan itu mengaitkan kampanye SBY dengan Bank Century. "Salah satu organisasi antikorupsi secara khusus mengatakan kepada Kedubes AS bahwa menurut 'sumber yang terpercaya' dana Bank Century digunakan untuk membiayai pencalonan kembali Yudhoyono," demikian dimuat situs berita Asia Sentinel yang menampilkan berita koran The Age, Jumat, 11 Maret 2011.

Juga disebutkan dalam bocoran dokumen itu, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengritik keras keputusan untuk melakukan bailout Bank Century dan menuduh BI lalai mengawasi Bank Century. Menurut Kalla, Bank Century seharusnya ditutup.

Bagaimana partai Presiden Yudhoyono, Demokrat, menanggapi tuduhan itu?

"Itu berita lama semua yang nggak ada buktinya. Kami anggap angin lalu, nggak mau ngurusin," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok saat dihubungi VIVAnews.com, Jumat, 11 Maret 2011.

Mubarok menyamakan apa yang dimuat WikiLeaks dengan tuduhan yang dilontarkan Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera). "Bendera waktu itu ngomong seperti apa? Di mana buktinya? Katanya ada nama Hadi Utomo (mantan Ketua Umum Partai Demokrat), tapi ternyata orang lain," kata Mubarok. "Ini agenda hiruk pikuk. Setelah reshuffle nggak ada, ganti kasus ini."  (umi)
• VIVAnews
Selengkapnya »»  

Jumat, 11 Maret 2011

Profesor Harvard Ingatkan Potensi Krisis di 2012

INILAH.COM, Bali - Krisis ekonomi global diprediksikan bakal terjadi kembali pada 2012. Hal ini sesuai dengan siklus krisis 15 tahunan salah satu tandanya adanya capital inflow.

Demikian diungkap Harpel Professor of Capital Formation and Growth Harvard University Jeffrey Frankel dalam acara acara IMF-BI-BKPM Joint Conference Coping with Asia's Large Capital Inflows in A Multi-Speed Global Economy, di Bali, Jumat (11/3).

"Kalau saya perhatikan, siklus (krisis) terjadi dalam periode 15 tahun sekali. Dan bila berdasarkan itu, kita akan menghadapi krisis kembali pada 2012," ungkapnya.

Ia menekankan agar negara-negara emerging market mewaspadai adanya potensi hal tersebut. Pasalnya, kecenderungan krisis ekonomi terjadi kerap berhubungan dengan derasnya aliran dana asing (capital inflow) ke negara berkembang.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, kiris pertama kali terjadi pada tahun 1982 akibat capital inflow yang terjadi selama 6 tahun (1975-1981) sedangkan krisis kedua terjadi di Asia pada tahun 1997, dengan capital inflow yang juga terjadi selama 6 tahun (1990-1996).

Karenanya jika melihat data tersebut dia mengkhawatirkan akan adanya krisis global di 2012, mengingat arus modal asing tersebut sudah mulai masuk sejak 2003.

Selain itu, ia melihat bahwa laju inflasi pada sebagian besar negara-negara berkembang mulai memberi tekanan terhadap kondisi ekonomi masing-masing negara. "India, China, Indonesia, dan Singapura terancam overheating," ujarnya.

Dengan demikian, ia menghimbau agar negara-negara emerging market termasuk Indonesia untuk tetap mewaspadai kemungkinan adanya potensi tersebut. "Caution selalu menjadu pilihan yang tepat," jelasnya.

Sebagai informasi, berdasar data Institute of International Finance (IIF) yang disampaikan oleh Direktur Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, besar capital inflows yang akan masuk ke emerging market Asia mencapai sekitar US$400 miliar, yang diantaranya sekitar US$13-15 miliar akan masuk ke Indonesia. [hid]
Selengkapnya »»  

Takut Telah Dinodai Keluarga Minta Arumi Visum

CekRicek Editor, CekRicek - Kamis, 10 Maret 2011 14.29 WIB
Jakarta-C&R/OMG-Keluarga Arumi bersikukuh menduga Miller, artis sinetron asal Malaysia, sebagai pihak yang mempengaruhi Arumi hingga memutuskan untuk kabur dari rumah orangtuanya. Khawatir kalau Arumi telah dinodai Miller, mereka bahkan berencana untuk melakukan visum pada Arumi. Keterangan ini disampaikan kuasa hukum keluarga Arumi, Eggi Sudjana saat ditemui bersama orangtua Arumi di kantor LPSK di gedung Perintis Kemerdekaan, Jl Proklamasi no 56, Jakarta Pusat, Rabu (9/3/2011). "Kalau ketemu Arumi, kita akan minta dia divisum karena takutnya dia telah disetubuhi Miller. Nanti kita proses," katanya.
Saat Arumi pergi ke Singapura, Miller juga dikabarkan ikut bersamanya. Pelarian gadis berusia 17 tahun itu juga awalnya didasari karena hubungan Arumi dan Miller tidak disetujui. "Ini masa depan Arumi yang dihancurkan. Yang Arumi hanya tahu, melindungi seseorang yaitu Miller dan orang-orang yang terlibat di balik semua ini," tuding ibunda Arumi, Maria Lilian Pesch.
Pihak keluarga Arumi dan kuasa hukumnya beranggapan Arumi digiring pihak tertentu. Sudah empat setengah bulan ia minggat dari rumah orangtuanya. Saat ini, Arumi berada di bawah perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan tidak diketahui keberadaannya.
Selengkapnya »»  

Awas, Mendengkur Picu Kematian!

INILAH.COM, Jakarta - Mendengkur atau 'ngorok' bagi sebagian besar orang adalah hal biasa. Ternyata, kebiasaan sepele itu dapat menimbulkan masalah kesehatan berujung kematian.

Banyak orang tidak menyadari, bahwa mendengkur bukan sekadar masalah sosial tetapi bisa menjadi masalah kesehatan serius.

Selain bunyi dengkuran keras yang sangat mengganggu teman tidur, pendengkur berat umumnya mengalami gangguan sumbatan pernapasan saat tidur (obstructive sleep apnea/OSA) sehingga terjadi hentian napas yang dapat terjadi sampai beberapa ratus kali dalam semalam.

Jika terjadi setiap hari, hal ini dapat menyebabkan berbagai macam penyakit antara lain kelainan sistem pembuluh darah jantung seperti tekanan darah tinggi, aritmia jantung, infark otot jantung, kegagalan jantung, transient ischemic attact dan stroke.

Menurut The America Academy of Head and Neck Surgery, apa yang Anda dengar saat seseorang mendengkur adalah hasil dari suatu bentuk sumbatan yang menghalangi aliran udara melalui mulut atau hidung. Penyumbatan itu, bagaimanapun kecilnya, dapat menyebabkan jaringan saluran udara bergetar dan flap terhadap satu sama lain sehingga berderak.

Dr Volker Schilling, dokter bedah kepala dan tenggorokan klinik Vivantes di distrik Neukoelln, Berlin, menyatakan terdapat sekitar 30 juta orang Jerman diperkirakan adalah pendengkur. Kebiasaan itu tidak hanya menyebalkan, namun lebih menyimpan risiko masalah kesehatan yang berujung kematian.

Pada saat otot di langit-langit dan uvula (bagian dari langit-langit yang membentang dari bagian atas hingga hingga pangkal lidah) dalam keadaan relaks, mereka dapat bergetar yang menghasilkan suara ribut saat si pendengkur bernafas.

Seperti dilansir dari Mayo Clinic, kondisi yang dapat menyebabkan seseorang mendengkur antara lain kelebihan berat badan, makan malam dalam waktu larut malam menjelang akan tidur, yang membuat tubuh sibuk bekerja mencerna pada saat orang yang bersangkutan tidur malam.

Mendengkur, selain bisa disebabkan karena faktor-faktor tertentu, ternyata mendengkur juga bisa disebabkan karena suatu kelainan yang sangat serius yakni sleep apnea.

Sleep apnea merupakan suatu kondisi yang terjadi pada saluran pernapasan bagian atas yang menyebabkan berhentinya kegiatan benapas untuk beberapa detik kurang lebih sebesar 90 detik. Kondisi seperti itu, akan membuat otot jatuh ke belakang dan masuk ke tenggorokan dan menghalangi masuknya udara.

"Situasi tertutupnya saluran masuk udara menyebabkan kurangnya oksigen di dalam darah," kata Schilling yang menambahkan bahwa orang yang mengalami hal itu otot-ototnya kemudian menjadi kejang sehingga ketegangan itu membuat orang yang semula tidur nyenyak menjadi tidur tidak tenang dan mudah terbangun.

Berikut tips sehat kurangi kebiasaan mendengkur:
1. Menurunkan berat badan. Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan sedikit bisa mengurangi dengkuran dengan melebarkan ruang dalam saluran pernapasan Anda.
2. Tidur pada jam yang sama setiap malam dan usahan tidur lebih lama.
3. Tidurlah menghadap satu sisi tubuh, bukan terlentang dengan punggung di bawah. Jika Anda kesulitan tidur seperti ini, jahitlah sebuah kantung baju di bagian belakang baju  tidur Anda dan letakkan bola tenis di dalamnya. Dengan begitu, Anda tidak akan tidur dengan punggung di bawah.
4. Hindari alkohol dan obat penenang sebelum tidur. Alkohol dan obat penenang bisa merelakskan otot-otot tenggorokan sehingga bisa mempersempit saluran pernapasan.
5. Berhentilah merokok. Merokok akan menyebabkan peradangan dan pembengkakan tenggorokan.
6. Naikkan kepala tempat tidur Anda hingga 4-6 inci dengan cara meletakkan batu bata di bawah kaki tempat tidur.
7. Batasi masalah pernapasan, seperti hidung tersumbat karena flu atau alergi.
8. Jika hidung Anda mampat, Anda bisa membersihkan saluran pernapasan di hidung dengan menggunakan obat-obatan seperti decongestant dan spray. Ini bisa membuka jalan udara, memperlancar aliran udara, serta mengurangi dengkuran. Tapi jangan lupa, decongestant yang digunakan dengan cara menghirup tidak bisa digunakan untuk jangka panjang.
9. Pilihlah bantal lebih keras. Bantal yang terlalu lembek akan membuat otot-otot tenggorokan terlalu relaks sehingga menyempitkan saluran pernapasan.
10. Hiruplah uap sebelum tidur atau tidurlah di ruangan yang dilengkapi alat pelembab udara sehingga bisa mengurangi kemampatan dan melembabkan tenggorokan. [mor]
Selengkapnya »»  

Jumat, 04 Maret 2011

Cara Mendeteksi Waras Tidaknya Seseorang


Mudah saja, minta dia meminta mencium jeruk. Jika bisa menebak, berarti dia masih “oke”. Namun, kalau tidak, bisa saja ia punya bakat terkena gangguan mental alias gila. Itulah temuan tim dari Colombia University, Amerika Serikat, yang menyebutkan aroma jeruk merupakan satu dari sepuluh aroma yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki kemungkinan tidak waras.

Aroma lainnya termasuk lilac, kulit, cengkeh, mentol, nanas, gas alami, sabun, dan stroberi.

Menurut penilitian tersebut, penciuman merupakan indera pertama yang hilang saat seseorang menjadi gila. Tim tersebut melakukan uji coba kepada 150 orang yang minimal memiliki kerusakan tingkat kesadaran. Mereka yang memiliki bakat gila ternyata tidak memiliki kemampuan mengidentifikasi sepuluh aroma tersebut.

Menurut Dr. Revanand, pemimpin penelitian tersebut, uji coba ini akan membantu mendiagnosis awal. ” Ini sangat penting bagi pasien dan keluarga untuk menentukan perawatan,” katanya. Namun, profesor Tim Jacob, ahli penciuman dari Cardiff University, menyarankan agar dilakukan uji coba lain yang sudah lebih dulu direkomendasikan secara medis. Alasannya, Penciuman bisa dipengaruhi banyak hal, misalnya karena flu atau demam. 
Sumber:
http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=75110
Selengkapnya »»  

Senin, 28 Februari 2011

Kemenangan `Instan` Yang Berakhir Fatal!


Tubuhku tergeletak dengan kondisi setengah sadar di kursi rotan. Ibu bingung harus berbuat apa, melihat  kondisi tubuhku dengan muka yang pucat sesekali meronta-ronta mengerang kesakitan. Ibu sangat mencemaskan keadaanku.

“Nanang…bangun nak. Ini ibu” aku juga tetap tak merespon. Ini bukan bentuk pembalasanku ketika aku selalu bercerita IR kepada Ibu yang selalu tidak merespon.

Karena lama aku terus tidak sadarkan diri ibu berteriak-teriak minta tolong. Ibu menangis. Memikirkan anaknya yang “bagus” tergeletak lemas tak sadarkan diri. Sementara aroma minyak kayu putih dicampur bawang merah meliputi ruang teras dapur. Obat tradisional itu dioleskan Ibu di seputar perutku yang mual , mulas, seperti diremas-remas dan panas.

Aku tidak tau, apa perasaan Ibu saat itu. Apakah takut kehilangan aku. Aku yakin, segala apa yang telah diperbuat Ibu kepadaku terus menghantuinya. Perasaan menyesal saat mencubit pahaku (bhs.jawa:nyetol) bila  aku tidak memberi kabar terlambat pulang sekolah.  Ibu ingin meminta maaf kepadaku? Atau berjanji tidak akan melakukan itu lagi? Walaupun apa yang telah dialkukannya itu merupakan “madu” bagiku untuk tidak berbuat itu dikemudian hari.

Bude Soekram, ibunda Jon, datang membawa sabun yang sudah dibentuk seperti jari telunjuk. Yang kemudian dimasukkan ke duburku. Aku tetap tak berreaksi. Kakak permpuanku Mbak Eny, membawa kelapa muda yang dipanjatnya di pekarangan depan rumah, orang jawa bilang degan ijo. Konon air kelapa muda hijau ini dapat membunuh racun yang bersemayam ditubuh. Biasanya digunakan untuk orang yang keracunan.

Perlah-perlahan ibu memaksa mengguyur mulutku dengan degan ijo ini. Terus menerus. Ibu pasti tak lupa berdoa agar aku segera siuman dari tragedy ini. Terus itu Ibu lakukan seperti “menggelonggong” sapi potong , agar berat badan sapi menjadi berat dan berharganyapun tentu  mahal.

Ibu semakin cemas. Bapak dan kakak-kakakku yang lain tak ada di rumah. Sementara udara panas di kemarau awal itu menyengat  wilayah pesisir di desaku.

“Hueeek….huweekkk…huweekk” aku muntah. Ini sebagai reaksi air kelapa muda yang hangat mulai merasuk dan menyejukkan rongga perutku. Ada beberapa buah  biji cabai rawit dalam muntahanku. Jelas biji cabai rawit itu tak tercerna oleh ususku. Adajuga mangga muda yang juga tak tercerna dengan sempurna.

Aku berkeringat dan mulai siuman. Ibu memciumiku berkali-kali dan…menangis! Bude Soekrampun kelihatan agak lega. Ibu menyeka keringat yang mengguyur tubuhku sambil menyeka kening dan melepas kaos bertulisan Bali yang saat itu kukenakan. Ibu mencium aku lagi. Aku masih lemas dan masih terasa mual dan sedikit pusing. Hanya kakaku Mbak Eny keliahtan masih terus cemas. Betapa tidak, Mbak Eny lah yang mengajak lomba makan rujak mangga muda dengan garam dan cabe. Dalam lomba itu Mbak Eny membuat suatu  ketentuan siapa yang lebih cepat menghabiskan irisan mangga mudah yang telah ditakar sama, dan merasa tidak pedas itulah pemengnya. Dasar aku. Yang selalu ingin menjadi jagoan dan terus ingin menjadi terbaik dan menang, segala cara aku tempuh. Termasuk dalam lomba ini.

Kulihat Mbak Eny, saat itu,   dengan seksama mengunyah irisan mangga. Dan kulihat irisan mangga ditangannya juga masih banyak . Aku mulai memasang strategi. Aku mengunyah mangga dan cabe rawit ala kadarnya yang penting segera masuk dalam rongga perutku dengan cepat. Bahkan cabe rawit dan garam aku telan begitu saja tanpa aku kunyah. Begitu aku ulang terus menerus tanpa mengetahui akibat yang akan aku rasakan. Pada ahirnya aku hamper saja mengalami hal yang fatal. Dan membuat Ibu cemas melihat akibat dari kecerobohanku itu.

Ibu sempat marah kepada kami, saat aku ceritakan sebab akibat aku menjadi lemas seperti batangan tebu yang telah digiling diambil airnya.

Akan selalu aku ingat. Kemenangan dengan proses yang instant akan membuahkan hal yang fatal. Kemenangan harus melalui proses yang telah ditentukan. Tanpa ada penyimpangan sedikitpun. Namun terkadang manusia diburu oleh target-target kemenangan dengan cara-cara instant. Sehingga ada beberapa proses yang dilewatkan. Bahakan sedikitpun tidak melalui proses.

Akhirnya kemenangan instant ini banyak memberikan filsofi bagiku untuk memamahami proses yang harus ditaati. Hampir saja kemenangan yang aku capai dalam ceritaku ini membuat hal yang fatal. Maaf Ibu!

Semua kemenangan tentulah direncanakan. Dengan strategi apa kemenangan itu bisa dicapai, tergantung siapa lawan kita. Muhammad Ali, petinju legendaries Amerika diberi julukan `si mulut besar` lantaran dia selalu membuat psywar dengan mengolok-olok terlebih dahulu setiap lawan mainnya di ring tinju.(dari catatan:Di Sudut Sidomukti)
Selengkapnya »»  
Terimakasih Atas Kunjungannya. Semoga Bermanfaat